Showing posts with label EDUCATION. Show all posts
Showing posts with label EDUCATION. Show all posts
Wednesday, 20 February 2013

Makalah Pembantaian Westerling

KATA PENGANTAR

    Alhamdulillah puji dan syukur Penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan Rahmat , hidayah dan Inayah kepada Kita, Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Kita Muhammad SAW berserta kerabat dan sahabat- sahabatnya, Penulis atas berkat ridhonya dapat menyelesaikan  tugas Mata Pelajaran Sejarah dalam penyusunan makalah dengan Judul Peristiwa Pembantaian Westerling.
    Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui tentang Peristiwa Pembantaian Westerling yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan
    Penyusunan Makalah ini tidak akan terlaksana tanpa bimbingan, pengarahan dan bantuan serta saran dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Penulis mengucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Ibu Surisma, S.pd Guru Mata Pelajaran Sejarah
2. Serta teman  teman sekalian
    Tak lupa Penulis mengucapkan banyak terimaksih  kepada Kedua Orang Tua dan Keluarga yang telah memberikan bantuan,  baik moril maupun materil, perhatian serta do’a. semoga Allah SWT, memberikan  pahala yang berlimpah dan berlipat ganda atas keikhlasan yang telah diberikan dari semua pihak. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.



Sengkang, …. Februari 2013



Penyusun





DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR    i
Daftar Isi    ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG     1
B.    Rumusan Masalah    1
BAB II PEMBAHASAN :
A.    Latar Belakang Peristwa    2
B.    Angka Kematian Korban    2
C.    Kronologi Peristiwa    3
BAB III PENUTUP       
A.    KESIMPULAN    5
B.    SARAN    5
DAFTAR PUSTAKA    6

























BAB I
PANDAHULUAN


A.    Latar Belakang
Setelah berhasil mengalahkan Jepang, Komando Sekutu Asia Tenggara di Singapura mengutus tujuh perwira Inggris di bawah pimpinan Mayor A.G. Greenhalgh untuk datang ke Indonesia. Mereka tiba di Indonesia pada 8 September 1945 dengan tugas mempelajari dan melaporkan keadaan di Indonesia menjelang pendaratan rombongan Sekutu.
        Pada 16 September 1945 rombongan perwakilan Sekutu mendarat di Tanjung Priok (Jakarta) dengan menggunakan kapal Cumberland. Rombongan ini dipimpin Laksamana Muda W.R. Patterson. Dalam rombongan ini ikut pula C.H.O. Van der Plas yang mewakili Dr. H.J. van Mook, kepala NICA. Sekutu menugaskan sebuah komando khusus untuk mengurus Indonesia dengan nama Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI).
1.    Melucuti dan memulangkan tentara Jepang.
2.    Memulihkan keamanan dan ketertiban.
3.    Mencari dan mengadili para penjahat perang.
AFNEI mulai mendaratkan pasukannya di Jakarta pada 29 September 1945. pasukan ini hanya bertugas di Sumatra dan Jawa, sedangkan daerah Indonesia lainnya diserahkan kepada Angkatan Perang Australia.
Kedatangan pasukan Sekutu ke Indonesia semula mendapat sambutan baik. Akan tetapi, setelah diketahui mereka datang disertai orang-orang NICA, sikap bangsa Indonesia berubah menjadi penuh kecurigaan dan bahkan akhirnya bermusuhan. Bangsa Indonesia mengetahui bahwa NICA berniat menegakkan kembali kekuasaannya. Situasi berubah memburuk manakala NICA mempersenjatai kembali bekas anggota Koninklijk Nederlands Indies Leger (KNIL). Satuan-satuan KNIL yang telah dibebaskan Jepang kemudian bergabung dengan tentara NICA. Di berbagai daerah, NICA dan KNIL yang didukung Inggris (Sekutu) melancarkan provokasi dan melakukan teror terhadap para pemimpin nasional sehingga pecahlah berbagai pertempuran di daerah-daerah, salah satunya Ambarawa.
khusus yang dipimpin Letjen. Sir Philip Christison ini mempunyai tugas sebagai berikut:
1.    Menerima penyerahan kekuasaan dari tangan Indonesia.
2.    Membebaskan para tawanan perang dan interniran Sekutu.

B.    Rumusan Masalah

1.    Apa Latar Belakang Keajadian Peristiwa Pembantaian Westerling ?
2.    Dari manakah Angka 40.000 Jiwa tersebut ?
3.    Bagaimana Kronologi Peristiwa Westerling ?

C.    MANFAAT
Kita dapat mengetahui peristiwa Westerling terjadi dan merenggut banyak nyawa para pejuang dan rakyat Sul – sel









BAB II
PEMBAHASAN

Perjuangan heroik rakyat Indonesia dalam mempertahankan dan memperjuangkan Kemerdekaannya sungguh tidak bisa diabaikan begitu saja, mereka bahu membahu dengan segala golongan, mulai dari petani, pedagang, guru, hingga para pelajar bersama dengan tentara tanpa mengenal rasa lelah, takut serta kelaparan berjuang menghadapi desingan peluru serta berondongan persenjataan modern milik para penjajah. Sungguh perjuangan yang sangat menguras tenaga dan airmata, mengorbankan segalanya baik nyawa ataupun harta. Beribu bahkan berjuta nyawa rakyat Indonesia melayang demi kemerdekaan bangsa ini, mereka rela menyerahkan nyawanya menjadi martir demi anak cucunya nanti.
Seperti yang terjadi di 13 daerah : Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkajene, Barru, Sidenreng Rappang, Pinrang, Polewali, dan Mandar di Sulawesi Selatan, dimana rakyat beserta tentara Indonesia berjuang mempertahankan daerahnya dari cengkeraman tentara sekutu yang mencoba membebaskan para tahanan tentara Belanda ( NICA ) yang dikenal sebagai Peristiwa Pembantaian Westerling atau peristiwa Korban 40.000 jiwa.

A.    LATAR BELAKANG
Peristiwa bersejarah ini, diawali kedatangan sebanyak 123 tentara pasukan Depot Speciale Troepen dipimpin Kapten Westerling, 5 Desember 1946 di kota Makassar. Pasukan yang ditempatkan di kamp militer Mattoangin itu merupakan tentara pembunuh terlatih. Diperintahkan pemimpin militer Belanda membantu tentara NICA (Nederlands Indisch Civil Administration) yang mendapat perlawanan pejuang dan rakyat di Sulsel.
Tentara NICA/Belanda sudah terlebih dahalu mendarat bersama tentara sekutu, 23 September 1945 di Kota Makassar. Dimaksudkan bertugas membantu membebaskan tawanan perang dan melucuti tentara Jepang di Sulsel, setelah dinyatakan kalah perang. Akan tetapi, dalam kenyataan kehadiran tentara NICA membonceng tentara Sekutu justeru berupaya melakukan pendudukan dan penguasaan wilayah di Sulsel dalam suasana Indonesia saat itu baru saja menyatakan kemerdekaan, 17 Agustus 1945. Mereka mendapat perlawanan dari para pejuang dan rakyat di Sulsel dan semua daerah yang kini masuk wilayah Provinsi Sulawesi Barat.
Setelah tentara NICA mendapat bantuan dari Westerling dan pasukannya, keinginan penguasaan Belanda terhadap wilayah Indonesia khusunya di Sulsel makin tampak. Gubernur Jenderal Belanda mengeluarkan surat keputusan No.1 Stbl. No.139 Tahun 1946, menyatakan Keadaan Darurat Perang (SOB) mulai 11 Desember 1946 di seluruh wilayah Sulsel, termasuk yang kini telah menjadi bagian dari Provinsi Sulawesi Barat. Padahal setahun sebelumnya, 17 Agustus 1945, atas nama bangsa Indonesia, Soekarno – Hatta Indonesia telah menyatakan Proklamasi kemerdekaan Indonesia.
B.    ANGKA KORBAN SEBENARNYA
Sesungguhnya banyak yang meragukan jumlah korban pembantaiam ala Westerling itu benar-benar mencapai 40 ribu jiwa. Prof. Dr. Rasyid Asba, guru besar ilmu sejarah di Universitas Hasanuddin, meragukan angka korban sebesar 40 ribu jiwa itu bukanlah angka yang sebenarnya. Menurutnya, klaim korban 40 ribu jiwa itu berasal dari Kahar Muzakkar, tokoh DI-TII   saat masih menjadi ajudan Bung Karno tahun 1947. Saat itu, Bung Karno mengajak bangsa Indonesia berduka atas tewasnya 40 penumpang kereta akibat tindakan Belanda. Kahar pun mengomentari pernyataan Bung Karno itu dengan melaporkan bahwa tak begitu lama dari persitiwa kecelakaan kereta api itu, di Sulsel juga terjadi pembantaian oleh Westerling dengan angka korban mencapai 40 ribu jiwa. Saat itu Kahar Muzakkar protes karena  peristiwa memilukan ini tidak mendapat perhatian pemerintah pusat dan tidak dijadikan hari berkabung nasional.
Prof Salim Said, seorang analis militer, ketika mewancarai Kapten Westerling pada tahun 1969, menyebut angka 40 ribu jiwa itu sebagai “klaim politik” Kahar Muzakkar. Salim Said menyamakan klaim politik Kahar Muzakkar itu dengan klaim bohong bahwa Indonesia dijajah Belanda selama 350 tahun lamanya. Westerling sendiri, dalam pengakuannya kepada Salim Said, mengaku jumlah korban hanya 463 orang. Meski demikian pada tahun 1947, delegasi Republik Indonesia menyampaikan klaim resmi ke Dewan Keamanan PBB mengenai aksi kebrutalan Belanda dalam agresi Militernya, bahwa jumlah korban pembantaian terhadap Sulsel oleh Westerling mencapai 40.000 jiwa. Tak urung hal ini menimbulkan kegaduhan internasional sampai pemerintah Belanda perlu untuk menurunkan tim investigasi tahun 1969 dan menyatakan bahwa korban hanya sekitar angka 3.000 rakyat Sulawesi yang dibantai oleh Pasukan Khusus pimpinan Westerling
Angka 40.000 jiwa sejatinya memiliki keganjilan. Prosesi pembantaian Westerling yang dimulai pada subuh hari tanggal 11 Desember 1946 di desa Batua Makassar, dari 3000 jiwa yang dikumpulkan di lapangan terbuka, ada 44 lelaki yang dianggap “teroris” kemudian dieksekusi di tempat, termasuk 9 pemuda yang mencoba melarikan diri. Dua hari kemudian, 12-13 desember 1946 korban Westerling bertambah 81 orang, dengan menembaki membakar hangus desa-desa di Tanjung Bunga dan sekitarnya. Tanggal 14-15 desember 1946, ada 23 orang dibunuh oleh tentara Westerling, kemudian tanggal 16-17 desember 1946 ada 33 penduduk Sulsel yang dianggap gerilyawan dibunuh . Yang paling parah adalah periode dari tanggal 26 Desember 1946 hingga 3 Januari 1947, ada 257 orang yang dibunuh pasukan DST pimpinan Westerling di daerah Gowa.
Aksi Westerling baru berakhir di 16-17 Februari 1947 di Mandar dengan korban 364 jiwa, dan benar-benar berhenti tanggal 21 Februari 1947 dimana Belanda kemudian menarik penuh pasukan DST dari Sulawesi Selatan, lebih dikarenakan bnerita kebrutalan pasukan ini sudah menyebar luas ke luar negeri. Kalau dihitung rata-rata korban perhari yang dibunuh Westerling, tarohlah sekitar 40-100 orang perhari, maka dari tanggal 11-Desember 1946 hingga 17 Februari 1947 yang memiliki rentang 68 hari sekira tanpa jeda, Westerling telah membunuh rakyat Sulawesi Selatan sekitar 2700 – 6800 jiwa. Angka ini jauh dari anggapan yang diyakini  masyarakat saat ini dan kemudian dicetak resmi dalam buku-buku sejarah: 40,000 jiwa!
Berbeda dengan versi buku sejarah Indonesia yang menyebut jumlah korban pembantaian Westerling di Sulawesi Selatan tahun 1946-1947 sekitar 40,000 jiwa, pemerintah Belanda sendiri menengarai jumlah korban ‘hanya’ sejumlah antara 3000-5000 jiwa. Westerling sendiri dalam memoir nya di dua buku, otobiografi berjudul Memoires yang terbit tahun 1952, dan De Eenling yang terbit tahun 1982, hanya menyebutkan jumlah korban sekitar 400-600 jiwa. Menurut Petrik Matanasi, sejarahwan yang menetap di Yogyakarta, korban Westerling dalam peristiwa Pembantaian di Sulsel hanya berkisar pada ribuan dan tidak sampai puluhan ribu.

C.    KRONOLOGI PERISTIWA

 Keesokan harinya, 11 Desember 1946, seperti dicatat dalam Sejarah Perjuangan Angkatan 45 di Sulsel, di kampung Kalukuang, sekarang lokasi Monumen Peristiwa Korban 40.000 Jiwa, dan sekitarnya. Semua penduduk dewasa pria kembali dikumpulkan di lapangan, tanpa terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan semua lalu ditembak mati. Pembunuhan dipimpin langsung oleh Westerling.
Hari-hari selanjutnya, Westerling bersama pasukannya kemudian bergerak ke berbagai daerah di Sulsel, melakukan pembunuhan terhadap pejuang dan rakyat dengan alasan melakukan pembersihan terhadap kaum pemberontak.
Pendiri Badan Perjuangan Rakyat Republik Indonesia (BPRI) Parepare tahun 1945, Andi Abdullah Bau Masseppe yang kini telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia, menjadi salah satu dari korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Westerling dan pasukannya.
Bau Massepe bersama sejumlah pejuang ditembak mati oleh pasukan Westerling pada 2 Pebruari 1947 di Pinrang. Setelah sebelumnya pasukan Belanda melakukan pembakaran rumah dan penembakan terhadap banyak rakyat di Suppa, Pinrang.
Pimpinan Gerakan Pemuda Tanete (GPT) di Barru, Andi Abdul Muis La Tenridolong yang juga kala itu digiring bersama Andi Abdullah Bau Massepe oleh pasukan Westerling ke Pinrang, sampai saat ini tidak diketahui dimana pusaranya.
Tak mau ditangkap pasukan Westerling, Emmy Sailan meledakkan granat yang menyebabkan dirinya ikut gugur pada 22 Januari 1947 di Kampung Kassi-kassi, Makassar.
Panglima Kelasykaran Lapris Ranggong Dg Romo (kini juga sudah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional) gugur bersama pasukannya 28 Pebruari 1947 ketika melawan pasukan Westerling di Langgese.
Markas Daerah Legiun Veteran RI Sulsel mencatat, Nica melakukan gerakan pembantaian di Tanjung Bunga, Jongaya (12 Desember 1946). Di utara menuju Maros (16 Desember 1946). Di Polombangkeng, Bontonompo, Palleko, Barombong (19 Desember 1946). Di Moncong Loe (26 Desember 1946), dan di Jeneponto, Taroang, Arungkeke (30 Desember 1946).
Pembantaian terhadap pejuang dan rakyat Sulsel dilakukan Nica 3 Januari 1947 di Bulukumba. Kemudian, 9 Januari 1947 di Barrang Lompo, Barrang Caddi, dan Tana Keke. Di Parepare, Kampung Kulo, Rappang, 14 Januari 1947. Di Barru, dan Bacukiki, Parepare 16 Januari 1947. Di Takkalasi, Barru 17 Januari 1947. Di Parepare, Suppa, dan Kariango, Pinrang 19 Januari 1947. Di Kampung Majannang 20 Januari 1947. Di Suppa, Pinrang 22 Januari 1947. Di sepanjang pesisir melalui laut 23 - 28 Januari 1947. Di kampung Ballero dan Kualle, di Majene (kini sudah bagian dari Provinsi Sulbar) 1 Pebruari 1947. Di kampung Galung Lombok, Tinambung (sekarang Sulbar) 5 Pebruari 1947. Di kampung Lisu Tanete, Barru, 7 Pebruari 1947.
Masing-masing daerah di Sulselbar punya catatan tentang perjuangan dan korban kebrutalan Westerling bersama pasukannya. Korban aksi tak berperikemanusian yang berlangsung hingga Mei 1947 di Sulsel, jumlahnya ada yang menyebut lebih dari 60.000 jiwa.








BAB III
PENUTUP

A.    KESIMPULAN

Perjuangan rakyat Sul – sel sudah mencerminkan sikap nasionalisme, yang dimana mereka rela mati demi Negaranya yaitu Indonesia. Diceritkan bahwa telah terjadi pembantaian di Sul – sel yang membunuh rakyat secara massal dengan  Jumlah korban yang mencapai ribuan tersebut yang dilakukan oleh Raymond Pierre Paul Westerling. Pembantaian yang dilakukan selama kurang lebih 3 bulan ( 11 Desember 1946 – 21 Februari 1947) dengan rentang 72 hari tersebut.Demi menarik simpati Presiden Soekarno, Kahar Muzakkar mengklaim bahwa jumlah korban mencapai 40.000 .Saat itu, Bung Karno mengajak bangsa Indonesia berduka atas tewasnya 40 penumpang kereta akibat tindakan Belanda. Kahar pun mengomentari pernyataan Bung Karno itu dengan melaporkan bahwa tak begitu lama dari persitiwa kecelakaan kereta api itu, di Sulsel juga terjadi pembantaian oleh Westerling dengan angka korban mencapai 40 ribu jiwa. Saat itu Kahar Muzakkar protes karena  peristiwa memilukan ini tidak mendapat perhatian pemerintah pusat dan tidak dijadikan hari berkabung nasional. Meski demikian pada tahun 1947, delegasi Republik Indonesia menyampaikan klaim resmi ke Dewan Keamanan PBB mengenai aksi kebrutalan Belanda dalam agresi Militernya, bahwa jumlah korban pembantaian terhadap Sulsel oleh Westerling mencapai 40.000 jiwa. Tak urung hal ini menimbulkan kegaduhan internasional sampai pemerintah Belanda perlu untuk menurunkan tim investigasi tahun 1969 dan menyatakan bahwa korban hanya sekitar angka 3.000 rakyat Sulawesi yang dibantai oleh Pasukan Khusus pimpinan Westerling. Meski demikian, berapapun angka tepatnya korban yang jatuh di masa keberingasan Westerling tahun 1946-1947 di Sulawesi- Selatan, tetap bahwa peristiwa itu merupakan lembaran kelam sejarah penjajahan Belanda di Indonesia. Kekacauan pemerintahan dan dibiarkannya hukum rimba berlaku saat itu mengakibatkan seorang jagal bernama Westerling leluasa membunuh penduduk sipil tanpa didahului proses pengadilan yang benar. Rakyat Indonesia, khususnya keluarga korban pembantaian Westerling berhak untuk mendapatkan keadilan dari pemetintah Belanda, yang hingga saat ini sepertinya menganggap bahwa kekejaman Westerling dapat dimaklumi karena dalam keadaan darurat perang. Karenanya, pengadilan Belanda di tahun 1954 menyatakan Westerling tidak menanggung kesalahan apapun atas perbuatannya semasa perang. Untuk mengenang peristiwa tersebut, rakyat Sul – sel menjadikan tanggal 11 Desember sebagai hari pengorbanan





B.    SARAN

Seharusnya para penulis sejarah berhati-hati merilis angka korban, dan berusaha bijak dalam memaparkannya. Angka 40ribu jiwa memang akan mengoyak sisi emosionalitas dan menjadi perekat masyarakat Indonesia di masa-masa awal perjuangan, tapi apakah angka itu juga ampuh menarik simpati generasi muda yang lahir puluhan tahun kemudian? Alih-alih menimbulkan simpati pada generasi muda, mereka yang kritis dan tak begitu punya keterkaitan emosional pasti akan semakin menganggap bahwa kejadian itu hanya mitos yang tak punya dasar sejarah yang jelas.









DAFTAR PUSTAKA
http://id.wikipedia.org/wiki/Raymond_Westerling
http://www.tuanguru.com/2011/12/peristiwa-korban-40000-jiwa-di-sulsel.html
http://sejarahbangsaindonesia.blogdetik.com
http://www.daengrusle.net/menakar-jumlah-korban-westerling/





Unknown EDUCATION, Makalah
Friday, 15 February 2013

Tajuk Rencana

TAJUK RENCANA
A.     Pengertian Tajuk Rencana
Tajuk rencana adalah artikel pokok dalam surat kabar yang merupakan pandangan redaksi terhadap peristiwa yang sedang menjadi pembicaraan pada saat surat kabar itu diterbitkan. Dalam tajuk rencana biasanya diungkapkan adanya informasi atau masalah aktual, penegasan pentingnya masalah, opini redaksi tentang masalah tersebut, kritik dan saran atas permasalahan, dan harapan redaksi akan peran serta pembaca. Keaktualan bisa terjadi karena baru saja terjadi, bisa pula karena fenomenal dan kontroversial. Menurut, di Inggris tajuk rencana dianggap sebagai artikel utama. Sementara itu, di Australia dan Amerika, tajuk rencana dikelompokkan di bawah bendera opini.
Tajuk rencana tidaklah dapat disebut berita. Tajuk rencana mirip dengan opini yang ditulis oleh para penulis lepas. Bedanya, tajuk rencana ditulis oleh para redaktur yang mewakili suara lembaga pers tentang permasalahan yang sedang aktual dan banyak diberitakan di media massa, termasuk di media yang bersangkutan sementara opini biasanya ditulis oleh penulis lepas atau kontributor. Definisi tajuk rencana kemudian menjadi rancu ketika ada media massa yang menggunakan istilah berita utama untuk tajuk rencana.
Adapun ciri-ciri tajuk rencana sebagai berikut.
1.    Berisi opini redaksi tentang peristiwa yang sedang hangat dibicarakan.
2.    Berisi ulasan tentang suatu masalah yang dimuat.
3.    Biasanya berskala nasional, berita internasional dapat menjadi tajuk rencana, apabila berita tersebut memberi dampak kepada nasional.
4.    Tertuang pikiran subyektif redaksi.

B.    Bagian-bagian Tajuk Recana
Pada Tajuk rencana terdapat uraian tentang aspek yang menjadi fokus tajuk rencana. Uraian ini lebih tepat jika disebut sebagai bagian-bagian tajuk rencana. Bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut:
1.    Judul,
2.    Latar belakang masalah,
3.    Tokoh,
4.    Masalah,
5.    Peristiwa yang disampaikan,
6.    Opini penulis,
7.    Saran dan solusi permasalahan,
8.    Kesimpulan,
9.    Sumber berita, dan
10.    Anggota redaksi.

C.    Fungsi Tajuk Rencana
Tajuk rencana dalam surat kabar atau majalah mempunyai fungsi:
1.    Sebagai kritik atas ketimpangan yang terjadi dalam masyarakat, dan
2.    Memberikan wawasan kepada masyarakat atas permasalahan yang sedang hangat terjadi.

D.    Jenis-Jenis Tajuk Rencana
Tajuk rencana dapat dikelompokkan menjadi delapan jenis, yaitu sebagai berikut.
1.    Tajuk rencana yang memberikan informasi semata.
2.    Tajuk rencana yang bersifat menjelaskan.
3.    Tajuk rencana yang bersifat memberikan argumentasi.
4.    Tajuk rencana yang menjuruskan timbulnya aksi.
5.    Tajuk rencana yang bersifat jihad.
6.    Tajuk rencana yang bersifat membujuk.
7.    Tajuk rencana yang bersifat memuji.
8.    Tajuk rencana yang bersifat menghibur.

E.    Tahapan Menulis Tajuk Rencana
Tahapan-tahapan dalam menulis tajuk rencana adalah.
1.    Pencarian ide dalam topik.
2.    Seleksi dan penetapan topik.
3.     Pembobotan substansi materi dan penetapan tesis dari keseluruhan uraian tajuk rencana, mengisi topik dengan pendapat-pendapat dari tim editorial.
4.    Pelaksanaan penulisan, ditunjuk satu orang dari tim editorial, gaya bahasa harus selalu sama karena tiap surat kabar atau majalah mempunyai ciri khas masing-masing dalam penulisan tajuk rencananya.


F.    Teori ANSVA dan Teori SEES
Menyusun tajuk rencana yang baik dapat dilakukan dengan cara merujuk pada teori ANSVA dari Alan H Monroe. Menurut Monroe dalam Raymond S. Ross, dalam Persuation: Communication and Interpersonal Relation (1974:185), terdapat lima tahap urutan motif yang sesuai dengan cara berpikir manusia dalam formula ANSVA: perhatian (attention), kebutuhan (needs), pemuasan (satisfaction), visualisasi (visualization), dan tindakan (action).
Menurut teori SEES ada empat tahap untuk mempengaruhi khalayak pembaca yang sedang sibuk, dalam situasi bergegas. Pertama, lontarkan pernyataan singkat yang dapat menggugah perhatian khalayak pembaca (statement). Kedua, beri penjelasan yang relevan terhadap pernyataan singkat tersebut (explanation). Ketiga, yakinkan penjelasan dengan memberikan contoh-contoh (example). Keempat, ikat hati dan pikiran pembaca dengan kesimpulan yang tegas dan ringkas (summary).











Unknown EDUCATION
Monday, 11 February 2013

Makalah PBB (Perserikatan Bangsa - Bangsa)

KATA PENGANTAR

    Alhamdulillah puji dan syukur Penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan Rahmat , hidayah dan Inayah kepada Kita, Sholawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Kita Muhammad SAW berserta kerabat dan sahabat- sahabatnya, Penulis atas berkat ridhonya dapat menyelesaikan  tugas Mata Pelajaran PKN dalam penyusunan makalah dengan Judul Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
    Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang PBB (Perserikatan Bangsa - Bangsa ) yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Allah akhirnya makalah ini dapat terselesaikan
    Penyusunan Makalah ini tidak akan terlaksana tanpa bimbingan, pengarahan dan bantuan serta saran dari berbagai pihak. Oleh karena itu, Penulis mengucapkan banyak terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Ibu Rismayanti, S.pd Guru Mata Pelajaran PKN
2. Serta teman  teman sekalian
    Tak lupa Penulis mengucapkan banyak terimaksih  kepada Kedua Orang Tua dan Keluarga yang telah memberikan bantuan,  baik moril maupun materil, perhatian serta do’a. semoga Allah SWT, memberikan  pahala yang berlimpah dan berlipat ganda atas keikhlasan yang telah diberikan dari semua pihak. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.



Sengkang, …. Januari 2012



Penyusun





BAB. I
 PENDAHULUAN
A.    LATAR BElAKANG
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional yang beranggotakan negara-negara berdaulat yang bertujuan menghindar menghindari perang dunia dan mala petaka kemanusiaan akibat perang. Piagam PBB ditandatangani oleh delegasi 51 negara pada tanggal 26 Juni 1945. Dan Piagam PBB mulai beroperasi pada tanggal 24 Oktober 1945. Seperti Liga Bangsa-Bangsa, tujuan utama PBB adalah menjaga perdamain dan keamanan internasional, menyelesaikan sengketa secara damai, melakukan tindakan kolektif,mencegah ancaman terhadap perdamaian, mempromosikan kerjasama sosial ekonomi internasional dan hak asasi manusia. Keanggotaan PBB terbuka bagi negara-negara yang cinta damai untuk mendukung penyelesaian sengketa secara damai.

B.    Rumusan Masalah
1.    Bagaimana sejarah beridirinya PBB ?
2.    Apa asas dan tujuan PBB ?
3.    Bagaimana Struktur dan Peranan Organisasi PBB ?


C.    Manfaat
dapat memberikan informasi mengenai Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) secara keseluruhan.


BAB. II
PEMBAHASAN
PERSERIKATAN BANGSA BANGSA (PBB)

A.    SEJARAH BERDIRINYA PBB
    PBB didirikan di San Fransisco pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC, namun Sidang Umum yang pertama – yang dihadiri wakil dari 51 negara – baru berlangsung pada 10 Januari 1946 di Church House, London. Sejak didirikan hingga tahun 2007, sudah tercatat ada 192 negara yang menjadi anggota PBB. Markas pertama PBB berada di San Francisco, namun sejak tahun 1946 sampai sekarang kantor pusatnya terletak di di New York.
    Church House adalah sebuah bangunan yang menjadi markas pusat dari perkumpulan gereja-gereja (Anglikan) di Inggris, terletak di sebelah selatan dari Dean’s Yard di sebelah Wesminter Abbey di kota London. Gereja ini pada saat itu diduga kuat menjadi salah satu tempat berkumpulnya tokoh-tokoh gereja yang menjadi seorang Freemason.
    Bangunan ini didisain oleh Sir Herbert Barker, sekitar tahun 1930-an, sebagai pengganti gedung yang terdahulu, yang diresmikan pada tahun 1902 oleh Coorperation of Church House yang berdiri sejak 1888. Bangunan ini dimaksudkan sebagai peringatan perayaan emas 50 tahun bertahtanya Ratu Victoria yang menjadi ratu sejak 1887. Batu pertama pembangunan bangunan ini diletakkan oleh Ratu Mary pada 26 Juni 1937 dan diresmikan oleh Raja George VI pada 10 Juni 1940.
    King George VI merupakan pendukung utama dan anggota aktif Craft (Freemason) dan pada tahun 1953 Uskup Anglikan ke XVI juga seorang Freemason (Lihat buku Christianity and Freemasonry; Kirby). Uskup Agung Geoffrey Fisher juga seorang Freemason, termasuk pula Uskup Agung Canterbury (1945-1961).
    Selanjutnya, diketahui bahwa istilah “United Nations” dicetuskan pertama kali oleh Franklin D. Roosevelt sewaktu masih berlangsung Perang Dunia II. Sosok Franklin D. Roosevelt perlu diketahui ternyata selain sebagai Presiden Amerika Serikat, ia juga merupakan anggota penting dari Organisasi Yahudi Freemasonry- yang memiliki beberapa organisasi underbow berkedok gerakan sosial dan amal seperti Lions Club dan Rotary Club. Setidaknya terdapat dua catatan mengenai aktivitasnya di organisasi Mason tersebut. Satu sumber menyatakan Rosevelt bergabung dengan sebuah organisasi Lodge pada tanggal 11 Oktober 1911. Sedangkan sumber lain menyatakan ia masuk pada 28 November 1911.
    Nama PBB/UNO digunakan secara resmi pertama kali pada 1 Januari 1942. Tujuannya untuk mengikat wakil-wakil Pihak Berseteru kepada prinsip-prinsip Piagam Atlantik serta untuk menerima sumpah dari mereka guna menjaga keamanan Kuasa Paksi. Setelah upaya itu, Pihak Berseteru terus memantapkannya dengan ditandatanganinya kesepakatan-kesepakatan dalam persidangan-persidangan di Moscow, Kaherah dan Taheran sewaktu masih berperang pada tahun 1943. Dari bulan agustus sampai Oktober 1944, wakil-wakil dari Perancis, Republik China, Inggris, Amerika Serikat dan Uni Soviet bertemu untuk memperincikan rancangan-rancangan di Estet Dumbarton Oaks, Washington, D.C.
    Dari pertemuan-pertemuan selanjutnya dicapailah rancangan pokok mengenai tujuan, wakil-wakil anggota dari tiap negara, struktur, serta susunan dewan untuk memelihara keamanan dan keselamatan antarbangsa, kerjasama ekonomi dan sosial antarbangsa. Rancangan ini telah dibicarakan dan diperdebatkan oleh beberapa wakil negara dan utusan bangsa.
    Pada 25 April 1945, persidangan PBB tentang penyatuan antar bangsa, dimulai di San Francisco. Selain dihadiri oleh wakil-wakil negara juga organisasi umum -termasuknya Lions Club yang diundang khusus untuk menggubah piagam PBB. Tak kurang 50 negara yang menghadiri persidangan ini menandatangani “Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa”. Polandia yang tidak menghadiri persidangan itu diberi satu tempat khusus, baru dua bulan kemudian tepatnya pada 26 Juni wakilnya menandatangani piagam itu.
    Selanjutnya, Perserikatan Bangsa Bangsa ditetapkan secara resmi pada 24 Oktober 1945, selepas piagamnya telah diratifikasi oleh lima anggota tetap Dewan Keamanan (DK), yaitu Amerika Serikat, Inggris, Uni Soviet, Perancis, Republik China serta diikuti anggota lainnya yang terdiri 46 negara di Church House, London, Inggris pada 10 Januari 1946 yang diikuti 51 negara.
    Kantor Pusat PBB saat ini dibangun di sebelah Sungai East (East River), New York City pada tahun 1949 di atas tanah yang dibeli dari John D. Rockefeller, Jr. dengan dana bersama sebanyak 8.5 juta dollar AS jadi bukan milik Amerika Serikat. John D. Rockfeller pun juga diketahui merupakan anggota Freemason. Arsiteknya dari berbagai bangsa, termasuknya Le Corbusier (Perancis), Oscar Niemeyer (Brazil), dan wakil-wakil dari beberapa negara yang lain. Tim ini diketuai oleh Wallace K. Harrison, Pimpinan Harrison & Abramovitz (NYC). Kantornya dibuka secara resmi pada 9 Januari 1951.
    Tokoh-tokoh PBB juga banyak sekali diisi oleh tokoh-tokoh dan pentolan anggota-anggota Freemason dan cabang-cabangnya. Dalam sebuah artikel tercatat nama U Thant (UN Secretary General), Robert Strange McNamara (US Secretary of Defense 1961-1968; President World Bank 1968-1981).

B.    ASAS-ASAS dan Tujuan PBB PBB.
•    Asas PBB yakni :
1. Asas Persamaan dan Kedaulatan
2. Asas Itikad baik dari setiap anggota untuk memenuhi kewajiban yang timbul dari
     adanya piagam PBB
3. Asas cara penyelesaian sengketa dengan cara damai
4. Asas untuk tidak saling mencampuri urusan dalam negeri masing-masing
5. Asas untuk memberikan bantuan yang diperlukan untuk setiap tindakan PBB dan untuk
    tidak mendukung apapun suatu negara yang sedang dikenai sanksi atau hukuman dari
    PBB.
•    Tujuan PBB yakni :
1.    Memelihara perdamaian dan keamanan dunia.
2.    Mengembangkan hubungan persahabatan antarbangsa berdasarkan asas-asas persamaan derajat, hak menentukan nasib sendiri, dan tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
3.    Mengembangkan kerjasama internasional dalam memecahkan masalah-masalah ekonomi, sosial, budaya, dan kemanusiaan.
4.    Menyelesaikan perselisihan dengan cara damai dan mencegah timbulnya peperangan.
5.    Memajukan dan menghargai hak asasi manusia serta kebebasan atau kemerdekaan fundamental tanpa membedakan warna, kulit, jenis kelamin, bahasa, dan agama.
6.    Menjadikan pusat kegiatan bangsa-bangsa dalam mencapai kerja sama yang harmonis untuk mencapai tujuan PBB.
C.    LOGO/LAMBANG PBB (PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA)
Lambang PBB yang menampakkan globe dengan garis lintang dan bujur membentuk 33 kolom. Tak hanya itu, di dalam logo nya pun, terdapat segmen coretan sebanyak 33 juga berupa tebaran ranting dan dedaunan Akasia. Apakah hanya sekedar kebetulan? Simbol nomor 33 adalah melambangkan 33 tingkatan dalam organsasi rahasia Freemasonry produk Yahudi. Pohon akasia, mungkin bisa diartikan dengan ” semak yang membakar” yang Moses (Nabi Musa) temukan di tengah padang pasir dan merupakan kayu yang oleh Tuhan diperintahkan kepada Moses untuk gunakan sebagai bahan Bahtera / Kapal, Meja, dan Tempat Beribadah.

D.    STRUKTUR KEANGGOTAAN PBB:
1.    Majelis Umum PBB
Majelis Umum PBB atau Sidang Umum PBB adalah salah satu dari enam badan utama PBB. Majelis ini terdiri dari anggota dari seluruh negara anggota dan bertemu setiap tahun dibawah seorang Presiden Majelis Umum PBB yang dipilih dari wakil-wakil. Pertemuan pertama diadakan pada 10 Januari 1946 di Hall Tengah Westminster di London dan termasuk wakil dari 51 negara.
Pertemuan ini biasanya dimulai di Selasa ketiga bulan September dan berakhir pada pertengahan Desember. Pertemuan khusus dapat diadakan atas permintaan dari Dewan Keamanan, mayoritas anggota PBB. Pertemuan khusus diadakan pada Oktober 1995 untuk memperingati perayaan 50 tahun PBB.
    Tugas dan kekuasaan Majelis Umum    :
1.    pelaksaan perdamaian dan keamanan internasional ;
2.    kerja sama dilapangan perekonomian dan masyarakat internasional ;
3.    sistem perwakilan internasional ;
4.    keterangan-keterangan mengenai daerah-daerah yang belum mempunyai pemerintah sendiri ;
5.    urusan keuangan ;
6.    penerapan keanggotaan dan penerimaan anggota
7.    perubahan piagam ;
8.    hubungan dengan alat-alat perlengkapan lain

Dalam melaksanakan tugasnya majelis umum membentuk berbagai badan, seperti; komite; komisi; konperensi dan agency. Badan-badan tersebut di antaranya :
     Komite prosedur
a.    Pengadilan administrative
b.    Komisi perlucutan senjata (dengan dewan keamanan)
c.    Badan tenaga atom internasional (dengan mendengar pendapat dewan keamanan dan dewan ekonomi sosial).
d.    Pasukan PBB
e.    Badan penampung pengungsi di palestina
f.    Konperensi PBB tentang perdagangan dan pembangunan.
g.    Dana anak-anak PBB/UNICEF (dengn dewan ekonomi dan sosial)
h.    Kantor komisaris tinggi PBB untuk pengungsi-pengungsi
i.    Usaha patungan PBB dan FAO untuk urusan pangan sedunia
j.    Program pembangunan PBB;
k.    Organisasi pembangunan industri PBB;
l.    Lembaga PBB untuk latihan dan penelitian;
m.    Program lingkungan PBB;
n.    Universitas PBB
     Tujuh komite (panitia) utama, yaitu;
•         Panitia pertama     : tugasnya di bidang politik dan keamanan termasuk soal-soal
                             pengaturan persenjataan.
•         Panitia kedua       : tugasnya khusus untuk politik.
•         Panitia ketiga      : tugasnya di bidang ekonomi dan keuangan.
•         Panitia keempat     : tugasnya di bidang sosial, kemanusiaan dan kebudayaan.
•         Panitia kelima     : tugasnya di bidang dekolonisasi (daerah-daerah yang tidak
                             berpemerintahan sendiri)
•         Panitia keenam     : tugasnya di bidang administrasi dan anggaran.
•         Panitia ketujuh     : tugasnya di bidang hukum

2.    Dewan keamanan PBB
Dewan Keamanan PBB adalah badan terkuat di PBB. Tugasnya adalah menjaga perdamaian dan keamanan antar negara.
    Sedang badan PBB lainnya hanya dapat memberikan rekomendasi kepada para anggota, Dewan Keamanan mempunyai kekuatan untuk mengambil keputusan yang harus dilaksanakan para anggota di bawah Piagam PBB.
    Dewan Keamanan mengadakan pertemuan pertamanya pada 17 Januari 1946 di Church House, London dan keputusan yang mereka tetapkan disebut Resolusi Dewan Keamanan PBB.
     Anggota
    Dewan ini mempunyai lima anggota tetap. Mereka aslinya adalah kekuatan yang menjadi pemenang Perang Dunia II    :
  Republik Cina
  Perancis
  Uni Soviet
  Britania Raya
  Amerika Serikat
Republik China dikeluarkan pada 1971 dan digantikan oleh Republik Rakyat Cina. Setelah Uni Soviet pecah, Rusia masuk menggantikannya.
Dengan itu, anggota tetapnya kini adalah:
  Republik Rakyat Cina
  Perancis
  Rusia
  Britania Raya
  Amerika Serikat
Kelima anggota tersebut adalah negara-negara yang boleh mempunyai senjata nuklir di bawah Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir.
Sepuluh anggota lainnya dipilih oleh Sidang Umum PBB untuk masa bakti 2 tahun yang dimulai 1 Januari, dengan lima dari mereka diganti setiap tahunnya.
Anggota dewan keamanan yang dipilih untuk saat ini adalah 1 Januari 2008 - 31
Desember 2009 Negara Blok regional Duta besar    :
  Burkina Faso Afrika Michel Kafando
  Kosta Rika Amerika Latin dan Karibia Jorge Urbina
  Kroasia Eropa Timur Neven Jurica
  Libya Afrika (Arab) Jadallah Azzuz at-Talhi
  Vietnam Asia Lê Lương Minh
 1 Januari 2009 - 31 Desember 2010 Negara Blok regional Duta besar    :
  Austria Eropa Barat dan Lainnya Thomas Mayr-Harting
  Jepang Asia Belum ditentukan
  Meksiko Amerika Latin dan Karibia Belum ditentukan
  Turki Eropa Barat dan Lainnya Baki İlkin
  Uganda Afrika Belum ditentukan
     Tugas dan fungsi
Dalam hal mempertahankan perdamaian dan keamanan internasional diserahkan kepada dewan keamanan, dengan syarat; semua tindakan dewan keamanan tersebut harus selaras dengan tujuan dan azas-azas PBB, tugas dan kewajiban dewan keamanan dapat dibagi atas beberapa golongan, yaitu :
  Menyelesaikan perselisihan dengan cara-cara damai, yaitu dengan cara yang didasarkan atas; persetujuan sukarela atau paksaan hukum dalam menjalankan persetujuan.
  Mengambil tindakan-tindakan terhadap ancaman perdamaian dan perbuatan yang berarti penyerangan.
    Memelihara perdamaian dan keamanan internasionaal selaras dengan azas-azas dan tujuan PBB.
    Menyelidiki tiap-tiap persengketaan atau situasi yang dapat menimbulkan pergeseran internasional
    Mengusulkan metode-metode untuk menyelesaikan sengketa-sengketa yang demikian atau syarat penyelesaian.
    Merumuskan rencana-rencana untuk menetapkan suatu sistem mengatur persenjataan
    Menentukan adanya suatu ancaman terhadap perdamaian atau tindakan agresi dan mengusulkan tindakan apa yang harus diambil
    Menyerukan untuk mengadakan sanksi-sanksi ekonomi dan tindakan lain yang bukan perang untuk mencegah atau menghentikan aggressor
    Mengadakan aksi militer terhadap seorang aggressor
    Mengusulkan pemasukan anggota-anggota baru dan syarat-syarat dengan negara-negara mana yang dapat menjadi pihak dalam setatus mahkamah internasional
    Melaksanakan fungsi-fungsi perwakilan PBB di daerah “strategis”.
    Mengusulkan kepada majelis umum pengangkatan seorang sekretaris jendral, dan bersama–sama dengan majelis umum, pengangkatan para hakim dari mahkamah internasional
    Menyampaikan laporan tahunan kepada majelis umum
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Keamanan dibantu badan-badan dan program khusus seperti :
UNIFIL    : Pasukan sementara PBB di Libanon
UNIIMOG    : Pasukan peninjau militer di Iran-Irak
UNTAC     : Pasukan sementara di Kamboja

3.    Dewan Ekonomi dan Sosial Perserikatan bangsa-bangsa
Dewan Ekonomi dan Sosial (Ecosoc) mempunyai angota 54 negar. Dewan ini bersidang sekurang – kurangnya 3 kali setahun di New York atau di tempat lain yang ditentukan.
     Tugas Dewan Ekonomi dan Sosial :
    Mengadakan penyelidikan dan menyusun laporan tentang soal-soal ekonomi, sosial, pendidikan, dan kesehatan di seluruh dunia
    Membuat rencana perjanjian tentang soal tersebut dengan negara-negara anggota untuk diajukan kepada Majelis Umum
    Mengadakan pertemuan-pertemuan internasional tentang hal-hal yang termasuk tugas dan wewenangnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Dewan Ekonomi dan Sosial ini dibantu oleh badan-badan khusus seperti :
o    FAO (Food and Agriculture Organisation) = Organisasi Pangan dan Pertanian
o    WHO (World Health Organisation) = Organisasi Kesehatan Sedunia
o    ILO (International Labour Organisation) = Organisasi Buruh Internasional
o    IMF (International Monetary Fund) = Dana Moneter Internasional
o    IAEA (International Atomic Energi Agency) = Badan Tenaga Atom Internasional
o    IBRD (International Bank for Reconstrustion and Development) = Bank Internasional untuk Pembangunan dan Rekonstruksi
o    UPU (Universal Postal Union)Perhimpunan Pos Sedunia
o    ITU (International Telecommunication Union)Persatuan Telekomunikasi Internasional
UNHCR (United Nation High Commissioner for Refugees)Organisasi PBB yang mengurus para pengungsi
o    UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultuural Organisation-Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan
UNICEF (United Nations Children Fund)Badan PBB yang mengurusi anak-anak
o    GATT Persetujuan tentang tarif dan perdagangan.

4.    Dewan Perwalian PBB
Perwalian PBB adalah suatu sistem perwalian internasional lebih jauh telah didirikan oleh anggota PBB untuk mengatur pemerintah daerah-daerah yang ditempatkan di bawah pengawasan PBB melalui persetujuan-persetujuan perwalian individual. (daerah-daerah yang demikian oleh karena itu disebut “daerah-daerah perwalian”).
     Tujuan
a.    memelihara perdamaian dan keamanan internasional
b.    mengusahakan kemajuan penduduk daerah perwalian agar mereka mencapai pemerintahan sendiri atau kemerdekaan
c.    memberi dorongan agar mengakui dan menghormati hak-hak manusia dari rakyat-rakyat di dunia
d.    memastikan perlakuan yang sama di daerah perwalian dalam persoalan-persoalan sosial, ekonomi, dan komersial untuk semua anggota PBB dan kebangsaan-kebangsaan mereka, serta perlakuan yang sama bagi kebangsaan semua anggota dalam mengatur keadilan di daerah-daerah yang di ambil dari negara-negara musuh akibat perang dunia kedua dan lain-lain yang secara sukarela ditempatkan dibawah sistem perwalian. Tidak satu pun negara yang menjadi anggota PBB dapat diatur pemerintahannya dibawah sistem perwalian.
     Tugas dan hak Dewan Perwalian
Dewan Perwalian bertugas untuk menjalankan kewajiban Majelis Umum dalam hal-hal yang berhubungan dengan daerah-daerah perwalian, kecuali daerah-daerah strategis yang diurus oleh Dewan Keamanan. Atas dasar penyerahan kuasa itu Dewan Perwalian diberi hak untuk :
    Menimbang laporan-laporan yang disampaikan oleh negara-negara penguasa
    Menerima surat-surat permintaan lalu menyelidikinya secara bersamaan dengan negara-negara penguasa
    Menyelenggarakan kunjungan berkala ke masing-masing daerah perwalian yang disetujui oleh Negara penguasa
    Menjalankan pekerjaan-pekerjaan dengan syarat-syarat persetujuan perwalian.
     Keanggotaan
Dewan Perwalian terdiri dari 3 golongan anggota ,yaitu :
    Anggota-anggota yang menguasai daerah perwalian
    Anggota-anggota tetap dewan keamanan yang tidak menguasai daerah perwakilan (Rusia dan Tiongkok)
Sejumlah anggota yang dipilih untuk 3 tahun oleh majelis umum sehingga anggota-anggota yang memegang perwalian sama banyaknya dengan anggota-anggota yang tidak memegang perwalian
Sekretariat PBB adalah salah satu badan utama dari PBB dan dikepalai oleh seorang Sekretaris Jendral PBB, dibantu oleh seorang staff pembantu pemerintah sedunia. Badan ini menyediakan penelitian, informasi, dan fasilitas yang dibutuhkan oleh PBB untuk rapat-rapatnya. Badan ini juga membawa tugas seperti yang diatur oleh Dewan Keamanan PBB, Sidang Umum PBB, Dewan Ekonomi dan Sosial PBB dan badan PBB lainnya. Piagam PBB menyediakan para staff dipilih berdasarkan aplikasi standar efisiensi, kompeten, dan integritas tertinggi, dikarenakan kepentingan mengambil dari tempat geografi yang luas.
5.    Sekretaris Jendral
Secretariat PBB bertugas melayani badan – badan PBB lainnya serta melaksanakan program – programmnya.

     Sekretaris PBB terdiri atas.
•    Sekretariat Jenderal sebagai pemimpin yang dipilih dalam sidang Majelis Umum dengan rekomendasi dari Dewan Keamanan. Masa tugas Sekretaris Jenderal 5 tahun dan dapat dipilih kembali
•    Wakil Sekretatias Jendral atau under secretary sebanyak 8 orang.
•    Staf

     Tujuan Utama Sekretaris Jenderal PBB :
    Melaksanakan tugas – tugas administratif PBB, dan melaksanakan program – program dan kebijaksanaan badan – badan di lingkungan PBB;
    Membuat laporan tahunan kepada Majelis Umum PBB mengenai seluruh kegiatan PBB;
    Meminta kepada Dewan Keamanan unuk memperhatikan masalah yang menurut Sekretaris Jenderal PBB dapat menimbulkan gejolak yang mengancam Perdamaian dan keamanan dunia.
     Nama Sekretaris Jenderal PBB dari masa ke masa :
    Sir Gladwyn Jeb (1945-1946)
    Trygve Lie, Norwegia (1945-1953)
    Dag Hammarskjöld, Swedia (1953-1961)
    U Thant, Burma (1961-1971)
    Kurt Waldheim, Austria (1972-1981)
    Javier Pérez de Cuéllar, Peru (1982-1991)
    Boutros Boutros-Ghali, Mesir (1992-1996)
    Kofi Annan, Ghana (1997-2006) perkiraan tanggal pension
    Ban Ki-moon, Korea Selatan (2007-sekarang)

6.    Mahkamah Internasional
Mahkamah Internasional (International Court of Justice) berkedudukan di Den Haag, Belanda . Mahkamah merupakan badan kehakiman yang terpenting dalam PBB . Dewan keamanan dapat menyerahkan suatu sengketa hukum kepada mahkamah, majelis umum dan dewan keamanan dapat memohon kepada mahkamah nasehat atas persoalan hukum apa saja dan organ-organ lain dari PBB serta badan-badan khusus apabila pendapat wewenang dari majelis umum dapat meminta nasehat mengenai persoalan-persoalan hukum dalam ruang lingkup kegiatan mereka. Majelis umum telah memberikan wewenang ini kepada dewan ekonomi dan sosial, dewan perwakilan, panitia interim dari majelis umum , dan beberapa badan-badan antar pemerintah.
     Tugas Mahkamah Internasional PBB :
1.    Memeriksa perselisihan di antara negara – negara anggota PBB yang diserahkan kepadanya;
2.    Memberikan pendapat kepada Majelis Umum PBB, tentang penyeleseian sengketa di antara negara – negara anggota PBB;
3.    Mendesak Dewan Keamanan untuk bertindak terhadap salah satu pihak yang berselisih apabila Negara tersebut tidak menghiraukan keputusan – keputusan Mahkamah Internasional;
4.    Memberi nasihat tentang persoalan hokum kepada Majelis Umum dan Dewan Keamanan
     Keanggotaan
    Mahkamah terdiri dari lima belas hakim, yang dikenal sebagai ”anggota” mahkamah. Mereka dipilih oleh majelis umum dan dewan keamanan yang mengadakan pemungutan suara secara terpisah. Hakim-hakim dipilih atas dasar kecakapan mereka, bukan atas dasar kebangsaan akan tetapi diusahakan untuk menjamin bahwa sistem-sistem hukum yang terpenting didunia diwakili oleh mahkamah. Tidak ada dua hakim yang menjadi warga negara dari negara yang sama. Hakim-hakim memegang jabatan selama waktu sembilan tahun dan dapat dipilih kembali mereka tidak dapat menduduki jabatan lain selama masa jabatan mereka. Semua persoalan-persoalan diputuskan menurut suatu kelebihan dari hakim-hakim yang hadir, dan jumlah sembilan merupakan quorumnya. Apabila terjadi seri, maka ketua mahkamah mempunyai suara yang menentukan.




BAB III
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Dengan demikian kita telah mengetahui berbagai aspek mengenai Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) Murupakan organisasi internasional yang terbesar dari segi jumlah anggotanya. Dan memiliki fungsi yang sangat strategis dan kehidupan berbangsa.Yang dalam proses pendirinyannya memiliki jalan panjang. Dan keberadaan PBB di tengah gelojak dunia sangat membantu untuk menyelesaiakan berbagi masalah di dunia ini seperti politik, sosial, budaya, dan sebagainya.
Juga  fungsi serta tugas dari organisasi PBB dapat  dengan nyata kita rasakan di seluruh dunia seperti ketika bencana gempa dan tsunami yang melanda aceh dan nias. Dan juga proses perdamaian di berbagai belahan dunia lainnya.
Tapi disisi lain kita terdapat fakta yang mencegangkan yaitu pengaruh zionisme di PBB. Mulai dari lambang, keanggotaan,dan pengambilan keputusan oleh PBB yang sangat menguntungkan negara maju  dan membebani negara negara berkembang seperti pinjaman IMF dan sebagainya.
Kuatnya pengaruh zionis di PBB dapat kita liat pada saat agresi militer Israel ke Jalur Gaza, Palestina yang mempora-porandakan daerah itu. Dengan apa yang telah di lakukan oleh negara yahudi tersebut  PBB tidak memberi sanksi yang tegas terhadap Israel yang jelas-jelas merusak perdamaian dunia.
Itulah PBB, kehadirannya sangat dibutuhkan oleh semua negara di dunia ini tapi disisi lain ketidak netralan PBB dalam mengambil setiap tindakan yang menyangkut tentang permasalahan dunia ini juga menjadi momok yang merugikan bagi sebagian negara.

B. SARAN
Bertolak dari peran PBB yang telah banyak memberikan sumbangsih, penyusun memberikan saran agar PBB terus mengupayakan agar masalah-masalah yang terjadi di Indonesia dan dunia pada umumnya dapat terselesaikan. Terkhusus kepada Palestina yang dijajah oleh Israel serta negara yang masih tersiksa demi menuju kedamaian antar Negara didunia.










DAFTAR PUSTAKA

Abubakar,Drs. H. Suardi,dkk.2007.Kewarganegaraan 2 Menuju Masyarakat Madani kelas XI.Jakarta:PT Ghalia Indonesia.
Lemhanas,2001. Pendidikan Kewarganegaraan.Jakarta :PT Gramedia Pustaka Utama.
H.S. Sunardi, Tri Purwanto Bambang.2012.Membangun Wawasan Kewarganegaraan 2. Solo. PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri.




 
















Unknown EDUCATION, Makalah
Sunday, 10 February 2013

Sejarah Perkembangan Teknologi

1.Sejarah telegraf
             Telegraf pertama kali ditemukan oleh Samuel finley Breese morse, seorang peneliti Amerika pada tahun 1837 dan di Inggris pada tahun yang sama oleh  seorang fisikawan Sir Charles Wheatstone yang bekerja sama dengan seorang  insinyur Inggris Sir William F. Cookie. Telegraf kemudian menjadi alat komunikasi kasi yang penting pada pertengahan tahun 1800-an sampai dengan pertengahan tahun 1900-an.
     Morse menggunakan kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan meggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal.
Pada saat melakukan percobaan menggunakan peralatan yang dimilikinya,
Morse menemukan bahwa sinyal-sinyal hanya dapat dikirimkan dengan baik
dalam jarak 32 km.Untuk jarak yang lebih jauh , sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam.Km dari stasiun sinyal.Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima dan mengirimkannya kembali ke 32 km berikutnya.Relai terdiri dari sakelar yang dioperasikan secara elektromagnetik.
Sistem telegraf kemudian segera digunakan untuk bisnis yang membutuh-kan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang jauh,seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api. Telegraf memungkinkan perusahaan-perusahaan menjalankan bisnis secara global untuk pertama kali.
Sebuah ruangan telegraf kemudian dibangun di United States Capitol pada tahun 1844. Telegraf kabel bawah pertama kali dibangun di bawah laut samudra atlantik pada tahun 1858 dan pelayanan reguler transatlantik dimulai pada tahun 1866.


2.Sejarah Telepon
Telepon lahir dari penemuan Alexander Graham Bell. Sejak umur 18 tahun,Bell telah bekerja untuk mewujudkan idenya mengirimkan suara.Pada tahun 1874 ketika bekerja pada telegraf, Bell mengembangkan ide untuk telepon. Ide tersebut kemudian berhasil diwujudkan pada tanggal 10 Maret 1876.Ketika sedang bekerja dengan asistennya di laboratorium,bell berhasil mengirimkan suara pertama melalui telepon ketika dia memanggil asistennya
“Watson,come here; I want you.” Sejak saat itu telepon mulai didemonstrasi-
kan ke khalayak ramai dan Bell kemudian mendirikan perusahaan telepon Bell
Telephone Company pada tahun 1877.
Keberhasilan Alexander Graham Bell menemukan telepon bukan berda-
sarkan hasil kerja kerasnya sendiri, melainkan hasil pengembangan ide dari penemuan-penemuan sebelumnya, seperti Stephen Gray yang berhasil mengirimkan baterai pertama (1800), Christian Oersted yang menemukan gejala elektromagnetik (1820) ; Michael Faraday yang berhasil menemukan generator listrik pertama (1821); Samuel Morse yang berhasil menemukan telegraf (1837); dan yang tak kalah penting adalah Johann philipp Reis yang menyelesaikan telepon pertama yang belum berhasil (1861).
Kabel telepon pertama di luar ruangan dibangun pada tahun 1977 yang mencakup jarak 3 mil (4,8 km).Layanantelepon komersi dimulai di Amerika Serikat pada tahun 1877.Kemudian pda tahun 1878 telepon sudah dapat menggunakan hubungan langsung. Proses penyambungan ke nomor yang dituju dilakukan oleh operator telepon.
Pada tahun 1879 sistem pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor menggantikan sistem pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua pelanggan. System telepn dial ditemukan pada tahun 1880-an oleh Almond Brown Stroger. Sistem penyambungan otomatis tersebut kemudian disebut Stroger Switch.
Pada tahun 1906 seorang penemu muda, Lee De Forest mulai bekerja dan berhasil menemukan “Audion” , berupa tabung vakum tiga elemen yang dapat menggunakan gelombang radio. Forest mendapati bahwa tabung vakum tersebut dapat digunakan di kabel telepon untuk menguatkan gelombang suara. Bell system kemudian membeli hak paten Forest dan pada tahun 1913 layanan telepon jarak jauh dibangun antara New York dan San Fransisco menggunakan tabung vakum Forest sebagai repeater.
Kebutuhan akan layanan komunikasi jarak jauh semakin terasa. Karena itu,dibuatlah Telstar,satelit komunikasi pertama yang dikirimkan ke orbitnya pada tanggal 10 juli 1962 yang merupakan hasil kolaborasi NASA dengan Bell System Telstar kemudian digunakan untuk melayani telepon jarak jauh.
Perkembangan telepon selanjutnya adalah pengembangan kabel serat optik yang mulai dilakukan pada awal tahun 1980-an. Serat optik berpotensi untuk melayani volume panggilan yang lebih besar dibandingkan dengan satelit dan gelombang mikro. Kabel-kabel serat optik yang dilewatkan dari dasar laut mulai digunakan untuk menjadi saluran komunikasi antarbenua.


3.Sejarah Radio
Perkembangan radio pada akhir tahun 1800-an menyebabkan revolusi dalam bidang komunikasi. Pada saat itu, orang-orang yang mempunyai dua sarana komunikasi jarak jauh yang cepat, yakni telegraf dan telepon. Kedua alat kominikasi jarak jauh tersebut mengandalkan kabel untuk mengirimkan sinyal antara dua tempat yang berjauhan. Akibatnya,komunikasi melalui telegraf dan telegraf hanya dapat dilakukan di antara dua tempat yang sudah terhubung dengan kabel. Sebaliknya, sinyal radio memunkinkan komunikasi dilakukan melalui gelombang radio yang dilewatkan melalui udara. Orang-orang yang terpisah oleh jarak, lautan,bahkan luar angkasa dapat berkomunikasi.
Radio dikembangkan berdasarkan oleh penemuan-penemuan dan teori-teori yang telah dikembangkan oleh peneliti-peneliti sebelumnya. Beberapa penemuan yang berjasa hingga terciptanya radio adalah Joseph Henry dan Michael Faraday yang menemukan teori induksi,James Clerk Maxwell,dan seorang fisikawan jerman,Heinrich hertz.
Kemudian Nicola Tesla,seorang penemu Amerika yang berasal dari Austria-Hungaria menemukan kumparan Tesla pada tahun 1891,sebuah transformer frekuensi tinggi. Peralatan tersebut merupakan kompenen vital dari pemancar radio.
Pada tahun 1895,Guglielmo Marconi,seorang penemu italia mengkombina-sikan ide-ide yang sudah ada dengan idenya sendiri dan mengirimkan sinyal komunikasi radio pertama melalui udara. Dia menggunakan gelombang elektromagnetik untuk mengirimkan sinyal-sinyal kode telegraf pada jarak lebih dari 1 mil (1,6 km ). Pada tahun 1901 peralatan radio dibuat Marconi berhasil mengirimkan sinyal-sinyal kode melewati lautan atlantik dari Inggris ke Newfoundland di Kanada.
Percobaan untuk membuat siaran radio dimulai pada tahun 1910. Lee De Forest membuat program radio di New York City. Program tersebut dibintangi oleh seorang penyanyi opera terkenal Enrico Caruso.
Stasiun radio komersial mulai bermunculan. Pada tahun 1916 stasiun radio KDKA di Pittsburg didirikan. Pada tahun 20 Agustus 1920 stasiun radio WWJ di Detroit mulai mengudara secara reguler. Pemilihan presiden Amerika pada tanggal 2 November 1920 mulai disiarkan melalui radio-radio.
Edwin Horward Armstrong,seorang peneliti Amerika, menemukan radio FM. Sejak berusia 14 tahun, Armstrong sudah mulai melakukan penelitian teknologi nirkabel. Setelah tamat SMA, Armstrong melanjutkan pendidikan teknik di Universitas Columbia dan terus melanjutkan penelitiannya. Setelah tega tahun mengambil kuliah di Universitas Columbia, Armstrong berhasil menemukan penguat gelombang radio pertama yang disebut radio amplifier.
Setelah perang dunia pertama usai, Armstrong kemudian bekerja sebagai profesor dan peneliti di Universitas Columbia.
Pada tahun 1933 Edwin Howard Armstrong memperkenalkan system radio FM (frequency modulation). System radio ini memiliki kelebihan dapat memeberikan suara yang lebih jernih meskipun cuaca sedang buruk, seperti adanya hujan dan badai. System tersebut menggunakan sebuah gelombang tunggal yang membawa dua sinyal radio. Teknik tersebut dikenal dengan istilah multiplexing. Teknik multiplexing memungkinkan suara stereo dihasilkan.
Pada akhir tahun 1980-an dan awal 1990-an ,para peneliti kemudian mengembangkan Digital Audio Broadcasting (DAB), Sebuahdu system yan mengkonversi suara ke dalam bentuk kode-kode Digital sebelum ditransmisikan. DAB diperkenalkan pada konferensi dunia pada tahun 1992.DAB komersial pertama beroperasi di inggris. Karena DAB dapat membawa berbagai macam sinyal, program radio dapat disertai dengan gambar,teks, dan data-data lain.
Saat ini, kemampuan gelombang radio utuk mentransmisikan kode-kode digital dimanfaatkan untuk mentransmisikan data dan informasi. Gelombang radio kemudian dimanfaatkan dalam jaringan computer dan internet.


4.Sejarah Televisi
Pada tahun 1884,George Eastman,seorang penemu Amerika,menemukan film foto yang fleksibel. Kemudian pada tahun 1888 Eastman membuat kamera Kodak,kamera pertama yang di desain untuk film rol. Kedua penemuan ini membuat hobi fotografi yang tadinya mahal menjadi murah. Pada tahun 1892 Eastman kemudian mendirikan Eastman Kodak Company,di Rochester,New York.
Pada tahun 1887 Thomas Edison mematenkan kamera untuk gambar bergerak. Untuk menampilkan gambar bergerak yang dihasilkan,Edison membuat sebuah mekanisme yang disebut kinetoskop. Peralatan ini bekerja dengan cara melewatkan film melalui lubang pengintip. Meskipun hanya satu orang yang dapat melihat gambar bergerak setiap waktu,gambar yang dihasilkan lebih jelas dari yang ditampilkan oleh proyektor.
Pada tahun 1891 William K.L. Dickson berhasil mengambil gambar bergerak selama 15 detik menggunakan kamera bergerak yang dibuatnya, yang disebut kinetograf. Pada tahun 1895,gambar bergerak didemonstrasikan pertama kali di depan umum Perancis.
Pada tahun 1897 seorang fisikawan Jerman, Ferdinand Braun, berhasil mengembangkan sebuah tabung katoda sinar-X (Cathode Ray Tube-CRT).Tabung katoda sinar-X tersebut kemudian digunakan untuk membuat gambar televisi pada tahun 1907. Kemudian pada tahun 1927 film-film yang disertai suara mulai  dihasilkan. Di London,siaran televisi pertama telah dilakukan pada tahun 1936 dalam format hitam putih.
Pada akhir bulan Oktober, Gimbel’s Departement Store di Philadelphia membuat demonstrasi televisi skala besar. Dalam 3 minggu lebih dari 25.000orang dating untuk menonton program NBC dari New York dan acara-acara local yan disiarkan oleh stasiun televisi setempat, Philco.
Pada tahun 1951, Seri Budaya Omnibus berhasil meraih keuntungan iklan  sebesar $5,5 juta dalam lima tahun. Program tersebut dipimpin oleh Alistair Cooke dan mengeluarkan biaya sebesar $8,5 juta.
Pada tahun 1953 siaran berwarna secara resmi tiba di Amerika  Serikat,tepatnya pada tanggal 17 Desember 1953 ketika Federal Communications Commision (FCC), agen komisi pengawas independen untuk komunikasi pemerintah Amerika Serikat,menyetujui modifikasi versi dari sistem RCA.
Pada bulan april 1954 untuk pertama kalinya televisi berhasil menjadi media terdepan untuk periklanan di Amerika. Ini menunjukkan televisi emakin diterima luas ole masyarakat.
Pada tahun 1955,Ronald Reagan yang kemudian menjadi presiden Amerika Serikat menjadi pembawa acara “General Electric Theater,” yang menjadi serial bunga sampai yang bertahan lama di CBS (1953-1961). Acara tersebut berhasil menampilkan aktor dan artis Hollywood.
Televisi kemudian mengungguli surat kabar sebagai sumber informasi untuk pertama kali. Survey yang dilakukan oleh Roper pada bulan November menyimpulkan bahwa 36% warga Amerika mengatakan bahwa televisi merupakan sumber yang lebih dapat dipercaya, sedangkan 24% lebih memilih surat kabar.
Pada tahun 1968, pabrik televisi berhasil menjual 11, juta televisi baru, lebih banyak 5,7 juta dari yang dibuat pada tahun 1960.
Unknown EDUCATION
Tuesday, 15 January 2013

Teks Proklamasi baru dan otentik

Pada Peristiwa Rengasdengklok yang dimana Golongan Muda (Sukarni,Sutan syahrir,Wikana dll) menculik Soekarno dan Moh. Hatta pada tanggal 16 Agustus 1945. Golongan Muda menculik
Soekarno dan Moh. Hatta untuk mendesak mereka memerdekakan Indonesia. Ini semata - mata dilakukan Golongan Muda untuk melepaskan pengaruh Golongan Tua (Soekarno dan Hatta) dari Jepang. Setelah melakukan perundingan hampir 24 jam, pada tengah malam Soekarno dan Hatta meninggalkan Rengasdengklok menuju Jakarta untuk menyusun teks Proklamasi di rumah Laksamana Maeda. Tepat di ruang makan, Mereka pun merumuskan naskah proklamasi yang dibantu oleh Soebardjo dan diketik oleh Sayuti Malik . Pada hari Jumat, 17 Agustus 1945 jam 10.00 Soekarno pun membaca teks proklamsi itu dan saat itulah negara Indonesia Sudah terbebas dari penjajah.

Ternyata teks proklamasi sempat diperbaiki. alhasil teks proklamasi ada dua yaitu, Naskah baru dan ada juga yang disebut naskah otentik

1. Naskah Baru

PROKLAMASI

Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan
dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya.


Djakarta,17 Agustus 1945
Atas nama bangsa Indonesia.


Soekarno/Hatta
 
 
2. Naskah Otentik
 
PROKLAMASI
 
Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan kemerdekaan Indonesia.
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan
dengan tjara saksama dan dalam tempoh jang sesingkat-singkatnja.


                                                                                                                           Djakarta, 17 – 8 – '05
                                                                                                                    Wakil2 bangsa Indonesia.



Soekarno-Hatta


Tahun 05 merupakan penanggalan Jepang tepat pada tahun 2605 (1945 masehi).

apa tanggapan Kalian
 

 
 
Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Djakarta, 17 Agustus 1945 Atas Nama Bangsa Indonesia Sukarno-Hatta

Read more at: http://ciricara.com/2012/08/16/perbedaan-naskah-baru-dan-otentik-teks-proklamasi-1945/
Copyright © CiriCara.com
Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Djakarta, 17 Agustus 1945 Atas Nama Bangsa Indonesia Sukarno-Hatta

Read more at: http://ciricara.com/2012/08/16/perbedaan-naskah-baru-dan-otentik-teks-proklamasi-1945/
Copyright © CiriCara.com
Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Djakarta, 17 Agustus 1945 Atas Nama Bangsa Indonesia Sukarno-Hatta

Read more at: http://ciricara.com/2012/08/16/perbedaan-naskah-baru-dan-otentik-teks-proklamasi-1945/
Copyright © CiriCara.com
Proklamasi Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Djakarta, 17 Agustus 1945 Atas Nama Bangsa Indonesia Sukarno-Hatta

Read more at: http://ciricara.com/2012/08/16/perbedaan-naskah-baru-dan-otentik-teks-proklamasi-1945/
Copyright © CiriCara.com
Unknown EDUCATION